cara mudah membaca atau menghitung multimeter

cara mudah membaca multimeter|sahabat otomotif pastinya tidak asing lagi dengan benda atau alat yang satu ini,yap multimeter atau tester merupakan salah satu alat pengukur tegangan atau juga hambatan yang dari dulu sampai sekarang masih saja digunakan.

cara  membaca atau menghitung multimeter

bagi sahabat semua yang ingin mengetehui bagaimana cara kerja alat ini dan juga bagaimana alat ini di fungsikan coba simak dengan baik apa yang akan di jelaskan tentang “cara mudah dan cepat membaca termometer” berikut ini.

Berikut ini cara menggunakan Multimeter untuk mengukur beberapa fungsi dasar Multimeter seperti Volt Meter (mengukur tegangan), Ampere Meter (mengukur Arus listrik) dan Ohm Meter (mengukur Resistansi atau Hambatan)

Cara Membaca Multimeter

1. Cara Mengukur Tegangan DC 


Atur Posisi Saklar Selektor ke DCV

Pilihlah skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 6 Volt, putar saklar selector ke 12 Volt (khusus Analog Multimeter)

Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada multimeter.

Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe Merah pada terminal Positif (+) dan Probe Hitam ke terminal Negatif (-). Hati-hati agar jangan sampai terbalik.

Baca hasil pengukuran di Display Multimeter.

Cara mengukur Tegangan DC

cara membaca atau menghitung multimeter


2. Cara Mengukur Tegangan AC

Atur Posisi Saklar Selektor ke ACV

Pilih skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika ingin mengukur 220 Volt, putar saklar selector ke 300 Volt (khusus Analog Multimeter)

Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang tertinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada multimeter.

Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Untuk Tegangan AC, tidak ada polaritas Negatif (-) dan Positif (+)

Baca hasil pengukuran di Display Multimeter.

Cara Mengukur Tegangan AC

3. Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)

Atur Posisi Saklar Selektor ke DCA

Pilih skala sesuai dengan perkiraan arus yang akan diukur. Jika Arus yang akan diukur adalah 100mA maka putarlah saklar selector ke 300mA (0.3A). Jika Arus yang diukur melebihi skala yang dipilih, maka sekering (fuse) dalam Multimeter akan putus. Kita harus menggantinya sebelum kita dapat memakainya lagi.

Putuskan Jalur catu daya (power supply) yang terhubung ke beban,

Kemudian hubungkan probe Multimeter ke terminal Jalur yang kita putuskan tersebut. Probe Merah ke Output Tegangan Positif (+) dan Probe Hitam ke Input Tegangan (+) Beban ataupun Rangkaian yang akan kita ukur. Untuk lebih jelas, silakan lihat gambar berikut ini.

Baca hasil pengukuran di Display Multimeter

Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)

4. Cara Mengukur Resistor
Atur Posisi Saklar Selektor ke Ohm (Ω)

Pilih skala sesuai dengan perkiraan Ohm yang akan diukur. Biasanya diawali ke tanda “X” yang artinya adalah “Kali”. (khusus Multimeter Analog)

Hubungkan probe ke komponen Resistor, tidak ada polaritas, jadi boleh terbalik.

Baca hasil pengukuran di Display Multimeter. (Khusus untuk Analog Multimeter, diperlukan pengalian dengan setting di langkah ke-2)Cara Mengukur Resistor (OHM).

itu tadi merupakan cuplikan “cara mudah membaca atau menghitung multimeter” yang di ambil dari teknik elektronika.com

semoga apa di uraikan dengan terperinci diatas dapatberguna dan juga bermanfaat.
Bagikan