sistem kelistrikan AC motor

sistem kelistrikan AC motor|sistem kelistrikan AC merupakan salah satu tipe kelistrikan sepeda motor yang paling umum di gunakan pada sepeda motor di indonesia.

kelistrikan AC motor

ada banyak sekali tipe sepeda motor dari berbagai produk dan merek yang ada di indonesia,dan kebanyakan di indonesia sendiri tipe kelistrikan AC merupakan tipe kelistrikan yang paling banyak di gunakan pada tipe kendaraan bebek sepeda motor.

mengenai sistem kelistrikan tipe ini banyak yang mengemukakan bahwasanya tipe ini adalah tipe yang paling mudah cara kerjanya dan juga paling ringan biaya untuk service.

dalam bahasa elektronika tipe kelistrikan AC dapat di artikan dengan mudah adalah tipe arus bolak balik yang bersumber dari spull sepeda motor yang di suplaikan ke seluruh komponen listrik sepeda motor.

berikut ciri ciri kelistrikan AC.

Ciri ciri kelistrikan AC adalah mempunyai frekuensi pada angka 50Hz, biasanya besar tegangannya dalam kisaran 110-240 volt,contohnya saja pada kelistrikan PLN,generator,dll yang semisal disebutkan.tipe kelistrikan AC juga bisa di tandai dengan adanya 3 buah kabel yang masing masing mempunyai fungsi sebagai graund,netral dan juga api.

pada setiap produk pasti memiliki kelebihan dan juga kekurangan,tak terkecuali pada tipe kelistrikan AC ini.apa saj akekurangandan juga kelebihan tipe kelistrikan ini ?,mari kita bahas !

kelebihan kelistrikan AC

  • merupakan tipe kelistrikan yang menghasilkan listrik langsung dari spull 
  • mempunyai spull CDI tersendiri guna menyuplai listrik ke CDI. 
  • kelistrikan tidak semua tergantung ke aki.seperti halnya cdi. 
  • apabila CDI mengalami kerusakan harga ditoko pun sangat murah,bahkan hampir di semua toko sepeda motor baik yang besar maupun kecil menyediakan CDI motor AC.

kekurangan kelistrikan AC

  • karena dari tipenya saja sudah AC maka tentunya arus listrik yang dihasilkan tentu tidak stabil karena bertipe bolak balik 
  • motor jadi bekerja lebih ekstra untuk menghasilkan atau memenuhi kebutuhan listrik sepeda motor. 
  • penggunaan kawat email pada gulungan spull menggunakan kawat email berukuran kecil sehingga spull sepeda motor AC jadi lebih mudah terbakar akibat dari panas yang berlebih kalupun tidak terbakar,spull menjadi sering lemah sehingga arus listrinya yang dihasilkan menjadi kecil dan motor menjadi susah untuk di hidupkan. 
  • arus listrik yang di hasilkan tergantung pada putaran mesin,apabila motor berada pada butaran bawah maka listrik yang dihasilkan pun semakin kecil dan juga sebaliknya,apabila mesin sepeda motor berada pada putaran atas maka arus listrik yang dihasilkan pun akan besar.

mengenai sistem kelistrikan AC banyak orang yang lebih memilih tipe kelistrikan yang satu ini karena memang secara finansial biaya service lebih murah dan juga spare part dari tipe kelistrikan ini lebih mudah di jumpai pada kebanyakan toko spare part motor.

nah bagaimana sobat,sudah paham kan tentang kelistrikan AC ?

link back : cara mudah merubah kelistrikan AC menjadi DC

sekian dulu perjumpaan kita pada tema pembahasan ” sistem kelistrikan AC motor ” semoga apa yang sudah di sampaikan di atas dapat membantu dan juga mengispirasi sahabat otomotif semua,terimakasih dan salam otomotif

tags :cara merubah arus ac ke dc pada sepeda motor,jenis motor pengapian dc,perbedaan kiprok ac dan dc,cara membedakan pengapian ac dan dc pada sepeda motor,motor yang menggunakan pengapian dc,perbedaan pengapian ac dan dc pada motor,motor yang menggunakan arus dc,
kelebihan dan kekurangan arus ac dan dc pada motor.
Bagikan