Cara Porting Polish Untuk Motor Harian

Cara Porting Polish Untuk Motor Harian – Hallo sobat duniamotor.net kembali lagi kami akan berbagi tips dan trik seputran otomotif dan tema kita kali ini akan membahas tentang bagaimana cara porting polish motor untuk pemakaian harian.

cara-porting-polish

seperti yang banyak di ketahui bahwasanya porting polish adalah cara ampuh untuk mendongkrak performa mesin supaya lebih bertenaga,terdengar sederhana mungkin tapi tidak semudah yang di bayangkan lho.

Baca Juga :  Spare Part Standar Untuk Menambah Performa Motor

tapi tenang sobat kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara porting polish yang aman untuk mesin dan langsung aja kita bahas.

Cara Korek Lubang Porting Motor

Pusaran Udara Tidak Beraturan atau Turbelensi

pembahasan turbelensi akan membahas tentang geometri atau bentuk ruangan dari lubang porting itu sendiri yang mempengaruhi faktor pergerakan gas yang mengalir di dalamnya.

setiap sudut dari lekukan lintasan porting over atau terlalu tajam sangat berpotensi menyebabkan turbulensi (pusaran udara tak berarturan) yang sangat merugikan di dalam lubang porting.

peristiwa ini dapat menghambat pasokan udara yang mengalir di dalamnya, usahakan agar arah dari aliran udara bisa menyesesuaikan dengan sudut kemiringan klep, supaya udara yang melintas tidak menabrak bagian dalam dari sitting klep itu.

yang menimbulkan efek terbelensi lainnya adalah posisi lubang manifol yang tidak lurus dengan lubang porting intake,manifold yang hanya memiliki sedikit lekukan atau jenis manifol landai sangat baik untuk meningkatkan laju udara yang mengalir di dalamnya.

di dalam lorong porting intake, pusaaran udara tak beraturan atau turbulensi udara sangat dibutuhkan guna membentuk kabut gas atau udara yang bercampur dengan bahan bakar.

namun jika pusaran udara tak beraturan itu terlalu berlebihan juga tidak bagus untuk pergerakan udaranya itu sendiri. secara mudah begini,udara biasanya lebih mudah bergerak dipermukaan yang lebih rata bila dibanding dengan permukaan yang tidak rata.

lorong dari porting intake yang memiliki tekstur kasar itu bagus, tapi harus memiliki tingkatan rata yang baik. ini berbeda lho dengan lorong dari porting exhaust,

pada lorong exhaust tingkat turbulensi harus diminimalisir, dengan cara membuat lorong porting menjadi licin untuk mempermudah proses keluarnya gas sisa pembakaran menuju knalpot supaya mencegah menempelnya karbon di dinding dinding porting exhaust.

perlu sangat di perhatikan adalah posisi dari lubang porting exhaust itu sendiri harus lurus dengan posisi lubang leher knalpot supaya meminimalisir turbelensi.

Baca Juga :  Cara Mudah Korek Harian Honda Beat Non Injeksi Biar Kebut

Ukuran Porting Untuk Performa Motor

ukuran diameter dari porting intake yang semakin besar sangat berpotensi untuk mengurangi kecepatan gas yang mengalir di dalamnya akibatnya kepadatan campuran pun ikut menurun, dan dari proses itu sangat di butuhkan komposisi bahan bakar yang lebih besar terhadap udara agar mendapatkan AFR yang sesuai, atau bahasa mudahnya konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dan ini merupakan hal yang wajar.

puncaknya adalah tenaga pindah ke RPM lebih tinggi, sehingga mengurangi performa di putaran bawah mesin, dan juga powerband menjadi lebih luas kalau tidak di dukung rasio kompresi yang lebih tinggi.

dan berlaku sebaliknya apabila diameter porting intake yang cenderung kecil, diameter porting intake yang kecil bisa meningkatkan kecepatan dan mampu menjaga kepadatan dari campuran gas yang mengalir di dalam lubang porting, akibatnya komposisi bahan bakar terhadap udara untuk mendapatkan AFR yang ideal tidak terlalu besar.

dan dari peristiwa di atas berakibat pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit, puncak dari tenaga bisa diraih pada RPM yang lebih rendah,sehingga putaran bawah dan menengah mesin lebih bertenaga, tapi sering sekali kehabisan tenaga pada putaran atas apabila tidak dikombinasikan dengan bentuk noken as yang memiliki berdurasi lebih lebar.

Baca Juga :  Cara Membuat Motor Matik Spontan Di tarikan Pertama

Membantuk Diameter Porting Yang Ideal

nah apabila diameter dari klep sudah ideal, untuk selanjutnya bagaimana membentuk diameter porting porting ideal tinggal menggunakan rumus sederhana ini.

diameter ideal porting intake adalah 80 sampai 90% dari diameter klep intake. diameter ideal porting exhaust adalah 100% dari diameter exhaust.

Untuk Langkah Mendesainnya Bisa Dibaca Di :

Baca Juga :  Cara Membuat Lubang Porting Motor Untuk Meningkatkan Tenaga Mesin
Bagikan